Peringati Hari Jadi, RS KSH Pati Canangkan Program Kurangi Sampah Plastik

Patinews.com – Kota. Memperingati hari jadinya yang jatuh pada hari ini 9 Mei 2019, RS Keluarga Sehat mengadakan acara Customer Day. Dengan mengusung tema “2019 KSH Campaign for Reduce Plastic Waste, Safe Environment for Healthy Earth” kegiatan ini bertujuan mengajak kepada pasien dan keluarga untuk mengurangi sampah plastik, lingkungan yang aman untuk bumi yang lebih sehat.

Secara tidak sadar, manusia memang telah tergantung pada penggunaan plastik. Penggunaan plastik yang cenderung meningkat dan dapat dikatakan berlebihan ini pada akhirnya dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Konsumsi berlebihan terhadap plastik pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar karena bukan berasal dari senyawa biologis. Plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable).

Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 – 500 tahun hingga dapat terurai dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laut, bahkan udara. Kita memang tidak mungkin menghapus penggunaan kantong plastik 100%, tetapi yang paling memungkinakan adalah memakai ulang plastik (reuse), mengurangi pemakaian plastik (reduce), dan mendaur ulang sampah plastik (recycle).

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, saat ini banyak minuman dalam kemasan yang menggunakan botol plastik. Penggunaan botol plastik semakin marak di kalangan masyarakat, seakan sudah menjadi budaya untuk mengkonsumsi minuman dalam kemasan tersebut.

Dibalik itu semua terdapat fakta yang mengejutkan, penggunaan botol plastik memiliki dampak yang sangat buruk terhadap residu lingkungan. Sampah dari botol plastik menjadi penyumbang bencana banjir, karena mampu menyumbat aliran air sehingga membuat air menjadi meluap. Yang lebih berbahaya lagi, sampah botol plastik juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh.

Direktur RS Keluarga Sehat Dokter Kelvin Kurniawan mengungkapkan kasus meminum banyak air dari botol plastik yang dipakai berulang-ulang dapat menimbulkan pubertas dini, meningkatkan risiko terkena kanker prostat, mempengaruhi kesuburan, kanker payudara, komplikasi bagi ibu hamil dan janin, serta infeksi karena banyak bakteri penyebab penyakit yang menempel pada botol.

Jadi pertimbangkan kembali untuk minum air isi ulang dari botol plastik. Botol bekas minuman dalam kemasan biasanya memiliki kode di bawah plastik segitiga 1 atau 2. Yang artinya tidak boleh digunakan secara berulang-ulang atau hanya sekali pakai.

Jika digunakan berulang-ulang maka zat berbahaya dalam plastik yang disebut dioksin dan furan akan larut dalam air dan masuk ke dalam tubuh kita. Zat tersebut masuk ke dalam tubuh dan menjadi zat karsinogenik atau penyebab kanker.

Untuk itu sesuai dengan tema yang diusung dalam acara ini Direktur, Dokter beserta Jajaran Manajemen melakukan kunjungan ke pasien-pasien yang sedang dirawat di RS Keluarga Sehat untuk memberikan tumbler (botol kaca).

Harapannya tumbler ini bisa digunakan sebagai wadah air minum isi ulang yang bisa dibawa saat bepergian dan tentunya tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh. Jadi untuk sahabat Keluarga Sehat, mari mulai mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dengan botol tumbler.



Dipublikasikan di http://ksh.co.id/index.php?p=news&action=shownews&pid=263