Jadwal dokter
Jadwal Dokter
Online Recruitment
Artikel
Agenda Acara

Saat ini tidak ada agenda

CONTACT US FACEBOOK

Tingkatkan Pelayanan Mudah, BPJS Kesehatan Pati Dorong Faskes Gunakan Aplikasi Berbasis Online

Mitrapost.com, Pati – BPJS Kesehatan Cabang Pati akan lebih memprioritaskan peningkatan pelayanan bagi masyarakat khususnya pasien dengan menggunakan sistem aplikasi berbasis online. Hal tersebut disampaikan oleh Tarmuji Kepala kantor BPJS Kesehatan yang baru.

Tarmuji mengungkapkan jika target utama  yang akan dilakukan yakni untuk meningkatkan kepuasan pelayanan dikantor BPJS kesehatan dan pelayanan di Fasilitas Kesehatan, diantaranya di Rumah Sakit dan Puskesmas dengan mengusung pelayanan yang lebih mudah bagi masyarakat.

“Pertama terkait dengan kepuasan pelayanan peserta. Pertama di kantor, kedua di Rumah Sakit atau di Puskesmas. Targetnya pelayanan masyarakat lebih mudah,”Ujarnya kepada Mitrapost.com, Jumat (14/2/2020) dikantornya.

Selain itu, menurutnya jika orang berobat di Rumah Sakit yang menjadi permasalahan yakni saat mengambil antrian dan pengambilan obat di Apotik. Dengan permasalahan tersebut, pihaknya mendorong semua Rumah Sakit dan Faskes lainnya untuk memiliki sistem antrian secara online.

“Filosofi orang berobat  ke Rumah Sakit, saat di Rumah Sakit yang paling lama adalah mengambil antrian. Itulah saya ingin semua Rumah Sakit memiliki system antrian secara online sehingga pasien bisa melakukan antrian melalui gadget,” Lanjutnya.

Sementara itu, selama semingguan pihaknya mengaku sudah ada progress dalam pengecekaan disejumlah Faskes. Sementara penerpan antrian online menurut pengakuannya sudah diterapkan dihampir sermua Ruma Sakit di Pati. Dengan begitu masyrakat yang ingin berobat bisa mengantri melalui aplikasi online.

“Alhamdulilah dalam seminggu kita sudah progress, di KSH sudah antri dari aplikasi gadget. Kapanpun dia bisa mengantri di rumah saki, datang hanya periksa. Gak perlu dating pagi-pagi,” Imbuhnya.

Selain itu, dengan sistem aplikasi online, jadwal operasi hingga ketersediaan tempat tidur di rumah Sakit dapat diketahui masyarakat, sehingga masyarakat tidak bisa dibohongi dengan alasan kamar penuh.

“Jadwal operasi pun bisa terlihat. Kemudian informasi ketersedian tempat tidur, jadi tidak ada alasan dibilang masyarakat kamar penuh. Sekarang tidak bisa membohongi lagi,” Pungkasnya. (*)

_PRINT